ArthurTeknik.com – Cara Menghitung Kapasitas Bahan Bakar Genset | Mesin genset memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat baik untuk mereka yang tinggal di daerah perkotaan untuk kepentingan industri atau sebagai daya listrik cadangan ketika PLN mengalami pemadaman listrik

Kapasitas dari generator sangat beragam tergantung pada kebutuhan penggunaan. Untuk menggunakan generator di rumah, secara umum, generator digunakan dengan kapasitas 1000 kVA hingga 10.000 kVA. Adapun industri dalam menggunakan generator dengan kapasitas yang lebih besar.

jasa sewa genset,jasa sewa genset di makassar,jasa sewa genset bandung,jasa sewa genset bekasi,jasa sewa genset bekasi,jasa sewa genset di jakarta barat,jasa sewa genset di medan,jasa sewa genset jakarta barat,jasa sewa genset jakarta pusat,jasa sewa genset tangerang,rental genset,rental genset jakarta,rental genset murah,rental genset surabaya,rental genset karawang,rental genset serang,rental genset solo,rental genset terdekat,tempat sewa genset di denpasar,

ukuran KVA di generator tidak selalu menunjukkan nilai sebenarnya dari Watt, misalnya, hanya 1 nilai kVA tidak sama dengan 1000 Watts. Jadi bagaimana saya tahu kapasitas daya listrik atau Watts di generator? Sampai saat itu, mengetahui terlebih dahulu istilah perbedaan kVA dengan kW yang memiliki hubungan dengan daya listrik yang dihasilkan. Dengan demikian, Anda akan dapat menyimpulkan jumlah nilai Watt yang dapat dihasilkan oleh mesin genset.

KVA digunakan sebagai kekuatan referensi yang dihasilkan generator yang mengacu Watt kapasitas daya generator yang digunakan, bukan energi yang dihasilkan oleh mesin yang digunakan. Besaran kVA adalah kapasitas jelas dari mesin generator listrik adalah sebuah mesin yang kekuatannya ditambah daya aktif yang dapat dibentuk oleh generator yang digunakan. Sementara jumlah kW adalah nilai kekuatan nyata yang berasal dari kekuasaan konversi energi atau kemampuan untuk mengoperasikan mesin.

Yang dapat Anda gunakan sebagai acuan untuk menentukan nilai Watt di generator dengan menggunakan satuan kW dengan penjelasan dari 1 kW pada 1000 Watt. Mesin generator biasanya Anda hanya bisa melihat ukuran kVAnya saja, maka Anda dapat menggunakan nilai default dari 1 kVA sebesar 0,8 kW (800 Watt). Jadi jika Anda memiliki generator dengan kapasitas yang ditunjukkan pada label dari 2 kVA maka nilai kWnya dari 1,6 kW atau 1.600 Watt.

Ketahuilaah sebelumnya berapa besar daya listrik yang Anda butuhkan sebelum menyewa mesin generator dengan pilihan kapasitas. Karena jika Anda membeli generator dengan kapasitas lebih rendah maka generator tidak dapat digunakan secara optimal untuk tujuan Anda.

Selain mengetahui bagaimana menghitung kapasitas generator, akan membantu jika Anda dapat menghitung konsumsi bahan bakar pada mesin genset. Hal ini memungkinkan generator untuk bekerja secara optimal dan mencegah dari kerusakan. Sebagai contoh, untuk generator dengan bahan bakar diesel, Anda dapat menggunakan perhitungan sebagai berikut:

k = 0,21 (faktor ketetapan konsumsi solar per kilowatt per jam)

P = Daya genset (kVA)

t = waktu (jam)

Rumus: 0,21 x P x t.

Contoh: Daya genset Anda adalah 200 kVA dan dilakukan pemanasan selama 1 jam, lalu berapa solar yang dibutuhkan per jam nya?

Jawab: 0,21 x 200 x 1 = 42.

Dari penjabaran di atas, maka bisa kita ketahui jika bahan bakar solar yang terpakai pada genset dengan kapasitas 200 kVA adalah 42 liter solar pada per jamnya.

Demikianlah penjelasan tentang Cara Menghitung Kapasitas Bahan Bakar Genset, jika anda membutuhkan genset anda bisa menghubungi Arthur Teknik yang merupakan tempat sewa genset jakarta. Tidak hanya genset Arthur Teknik juga menyediakan rental misty fan, sewa ac portable dan jasa kelistrikan booth. Jika anda ingin menggunakan jasa rental genset dari Arthur Teknik atau mau konsultasi terlebih dahulu bisa menghubungi nomor di bawah ini:

Telepon 1 : +62813-1685-4183 (Jakarta)
Telepon 2 : +6281-11836-468 (Jakarta)
Telepon 3 : +62812-1046-3637 (Jakarta)
Telepon 4 : +62818-960-565 (Bali)

Email : marketing@arthurteknik.com